![]() |
Foto eksotis pemandangan bawah air di Ubalan Argomulyo, kompleks wisata Goa Margotresno di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk, Jawa Timur (matakamera.net/foto : achmad arief via IG) |
matakamera, Nganjuk - Di ujung utara Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terdapat satu kompleks wisata alam yang menawarkan panorama lengkap, mulai dari goa sarang kelelawar, jelajah hutan, hingga wisata air berupa kolam renang alam atau biasa disebut ubalan. Kompleks wisata itu lebih dikenal dengan nama Goa Margotresno yang berlokasi di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu.
Salah satu objek wisatanya yang bernama Ubalan Argomulyo memang jarang mendapat perhatian. Namun baru-baru ini, seorang wisatawan bernama Achmad Arief mengunggah foto eksotis pemandangan bawah air di kolam sumber air setempat, yang menampakkan kecantikan para penghuninya. Mereka adalah berbagai jenis spesies ikan air tawar berwarna-warni, yang bentuknya mirip ikan koi.
Achmad Arief mengambil gambar menggunakan kamera bawah air lalu diunggah ke akun Instagram @casseteid. Tak pelak, foto penampakan mahkluk bawah air di Ubalan tersebut mengundang decak kagum ratusan netizen. Jernihnya air kolam tempat berenang ikan-ikan itu sekilas mirip dengan pemandangan bawah laut atau di akuarium.
![]() |
Kolam renang yang dibangun di sebelah ubalan Ngluyu, yang bisa digunakan wisatawan untuk berenang (matakamera.net/foto : istimewa) |
Baik Ubalan Argomulyo maupun Goa Margotresno memang kaya akan cerita mistis pada masa lampau. Salah satunya, cerita turun-temurun sejak masa Kerajaan Pajang, di mana kawasan setempat dipercaya menjadi tempat manjur untuk melakukan kegiatan “lamun-lamun”, atau olah rasa dan olah pikir. Mulai mencari inspirasi, mencerahkan hati, niat, pikiran, dan membangun kembali ikatan kebahagiaan, serta kedamaian hati. Termasuk dalam urusan cinta kasih dan kebahagiaan hidup berumah tangga. "Mitosnya, orang datang dan berdo’a di kawasan Guo Margotresno untuk mengatasi masalah rumah tangga mereka," ujar Aries.(ab/2017)
Lihat : Profil Redaksi MATAKAMERA.NET Nganjuk
0 komentar:
Post a Comment