![]() |
Kondisi dinding rumah Suwarno yang tertimpa material longsor 11 Januari 2017. Material lumpur dan batuan juga menimbun sejumlah perabot di dalam rumah (matakamera/foto:bpbdnganjuk) |
Untungnya, Suwarno dan keluarganya selamat dari insiden tak terduga itu. Dia dan keluarganya sedang berada di ruangan lain rumahnya saat peristiwa terjadi.
Menurut informasi, peristiwanya bermula ketika permukaan tebing terkikis sedikit demi sedikit, akibat hujan deras mulai pukul 13.00 siang. Retakan tanah terus meluas, hingga puncaknya sekitar pukul 15.30, bidang tebing selebar 4 meter dan panjang 30 meter ambles ke bawah dan menimpa rumah Suwarno, yang lokasinya memang paling dekat dengan tebing. “Sejauh ini kami mencatat satu rumah milik warga setempat yang rusak. Tidak ada korban jiwa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Soekonjono.
Warga dan perangkat desa setempat langsung mendatangi rumah Suwarno sesaat setelah kejadian. Disusul kemudian aparat TNI dan Polri setempat, BPBD dan relawan bencana lainnya. Mengingat kondisi masih membahayakan dan hujan belum reda sampai malam hari, upaya pembersihan material longsor diputuskan untuk dilanjutkan pada besok pagi 12 Januari 2017. “Pemilik dievakuasi ke tetangga sekitar yang lebih aman. Tim terus bersiaga di lokasi karena masih rawan longsor susulan,” ujar Soekonjono.(ab)
(Panji Lanang Satriadin)
0 komentar:
Post a Comment