![]() |
Raditya Haria Yuangga, Ketua Fraksi HN-PENAS DPRD Nganjuk (matakamera/dok) |
Jumat 1 Desember 2017
by Panji Lanang Satriadin
matakamera, Nganjuk – Di tengah rapat pembahasan Rancangan
Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Nganjuk tahun anggaran 2018 di
DPRD Nganjuk baru-baru, sempat tersiar kabar tak sedap.
Tudingan miring menimpa anggota DPRD Nganjuk Raditya Haria
Yuangga, yang sempat dianggap menghalang-halangi dan menolak anggaran tunjangan
insentif, bagi guru-guru taman kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
di Kabupaten Nganjuk, tahun anggaran 2018.
Informasi tersebut menyebar dari mulut ke mulut, hingga
menjadi bahan pembicaraan sampai di kalangan komunitas guru TK/PAUD. Sementara
menurut Mas Angga, sapaan akrab Yuangga, informasi masih tersebut tidak benar.
Karena itu Mas Angga, sapaan akrab Yuangga, merasa perlu
segera melakukan klarifikasi agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. “Saya
pastikan itu hoax. Informasi itu tidak benar,” ujar politisi muda yang kini
menjabat Ketua Fraksi HN-PENAS DPRD Nganjuk tersebut.
Menurut Mas Angga, selama pembahasan RAPBD 2018 dia tidak
pernah mengeluarkan pernyataan atau sikap menghalang-halangi, apalagi tidak
menyetujui anggaran kesejahteraan untuk para pendidik.
“Sebaliknya, kami sangat concern
dan peduli dengan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nganjuk, salah
satunya pada upaya peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik,” ujar Ketua DPC
Partai Hanura Kabupaten Nganjuk tersebut.(ab/2017)
![]() |
Surat klarifikasi berkop DPRD Kabupaten Nganjuk, yang ditulis Raditya Haria Yuangga untuk meluruskan kabar miring seputar pembahasan tunjangan guru TK/PAUD Kabupaten Nganjuk 2018 (matakamera/dok) |
0 komentar:
Post a Comment