![]() |
Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Fauzi Irwana saat menginterupsi rapat paripurna dan kemudian walkout, Rabu (6/7/2022) |
Kekesalan itu disampaikan Fauzi di tengah Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Nganjuk 2021, Rabu (6/7/2022).
Fauzi bahkan melakukan aksi walkout atau meninggalkan ruang rapat paripurna, setelah sebelumnya menginterupsi pimpinan. Ia memprotes keras Pemkab Nganjuk yang hingga kini dinilai masih nol besar dalam hal merealisasikan proyek fisik.
"Sudah lima kali saya sampaikan, baik itu di banggar maupun di paripurna, tetapi tidak ada respons samasekali dari eksekutif (Pemkab Nganjuk)," ujar Fauzi usai walkout.
Ia mulanya berharap bahwa ketika APBD 2022 sudah di-dok pada Desember 2021 dan diteken Gubernur Jatim Januari 2022, maka pekerjaan fisik sudah bisa berjalan pada bulan ketiga atau keempat.
"Tapi faktanya sampai bulan ketujuh ini nggak ada. Itulah kenapa kami dari Komisi III tadi walkout. Tujuannya agar Pemkab Nganjuk bisa tergerak dan proyek fisik untuk masyarakat bisa segera terlaksana," ungkap Fauzi.
Untuk diketahui, dalam rapat paripurna tersebut, Plt Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi tidak hadir dan diwakili oleh Sekda Nganjuk Mokhamad Yasin.
Dikonfirmasi usai paripurna, Sekda Yasin menyatakan bahwa Pemkab Nganjuk saat ini sudah mulai memproses pekerjaan fisik. Pemenang-pemenang pun disebutnya lelang sudah ditetapkan.
"Nanti kita cek lagi kontraknya untuk memastikan waktu pelaksanaannya itu kapan. Kalau sudah waktunya dikerjakan ya dikerjakan," ujar Yasin.
Sementara itu Wakil Ketua DPRD Nganjuk Raditya Haria Yuangga, selaku pimpinan rapat menyebut bahwa aksi walkout yang dilakukan Fauzi Irwana adalah hal wajar, serta menurutnya merupakan sikap pribadi, bukan sikap fraksi.
Rif/Nji
0 komentar:
Post a Comment