DPP PKB Resmi Rekom Gus Ibin dan Aushaf Jadi Cabup-Cawabup Nganjuk 2024-2029

Pasangan Gus Ibin-Aushaf menerima surat rekomendasi Cabup-Cawabup Nganjuk 2024-2029 dari DPP PKB, yang diserahkan melalui Ketua DPC PKB Nganjuk Ulum Basthomi Senin (1/7/2024)
Senin 1 Juli 2024

NGANJUK, matakamera.net - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengeluarkan rekomendasi kepada Muhammad Muhibbin Nur atau Gus Ibin dan Aushaf Fajr Herdiansyah, menjadi pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Nganjuk, pada Pilkada 27 November 2024.

Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat keputusan Nomor 30375/DPP/01/VI/2024, yang diserahkan oleh Ketua Fraksi PKB Jawa Timur Fauzan Fuadi kepada Ketua DPC PKB Ulum Basthomi bersama pasangan cabup-cawabup Gus Ibin-Aushaf, di Graha Gus Dur Kantor DPC PKB Nganjuk, Senin sore (1/7/2024). Serah terima surat tersebut turut disaksikan oleh Ketua Tanfidz PCNU Nganjuk KH Hasyim Afandi.

Fauzan Fuadi yang mewakili Ketua Desk Pilkada DPP PKB Abdul Halim Iskandar mengatakan, kedatangannya ke DPC PKB Nganjuk untuk menjalankan perintah Gus Halim atau Abdul Halim Iskandar, Ketua Desk Pilkada DPP PKB, untuk menyerahkan surat keputusan penetapan tahap 1 pasangan cabup-cawabup yang akan diberangkatkan oleh PKB pada Pilkada Nganjuk 2024 mendatang.

Surat rekomendasi untuk Gus Ibin dan Aushaf diserahkan oleh Fauzan Fuadi, Ketua Fraksi PKB Jatim, selaku utusan dari DPP PKB

"Seperti kita tahu, pasangan calon yang dimaksud adalah Gus Ibin atau Muhammad Muhibbin Nur dan Mas Aushaf Fajr Herdiansyah," ujar Fauzan Fuadi.


Menurut Fauzan, pasangan Cabup-Cawabup Nganjuk yang sudah ditetapkan oleh DPP PKB ini sudah final. Sehingga, ia meminta semua pihak menepis keraguan dan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah kepada ketidakpastian.

"Jadi sudah positif yang akan diusung PKB (pada Pilkada Nganjuk 2024) adalah Gus Ibin dan Mas Aushaf," imbuhnya.

Lebih lanjut, politikus yang juga Bendahara DPW PKB Jawa Timur itu menjelaskan, maksud dari surat penetapan tahap 1 yang dikeluarkan hari ini, adalah bahwa nanti ketika pendaftaran Cabup-Cawabup ke KPU Kabupaten Nganjuk akan diterbitkan lagi surat penetapan sebagai lampiran syarat pendaftaran, yakni surat model B1-KWK.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC PKB Nganjuk Ulum Basthomi mengatakan, setelah terbitnya surat penetapan Gus Ibin dan Aushaf sebagai pasangan Cabup-Cawabup Nganjuk dari DPP PKB, maka sudah tidak ada keraguan lagi dari struktur partai maupun pasangan calon untuk 'tancap gas' memenangkan Pilkada Nganjuk 2024.

"Yang kami lakukan berikutnya adalah bagaimana mesin partai hidup untuk memenangkan pasangan Gus Ibin-Mas Aushaf. Kami akan segera konsolidasi hingga tingkat ranting, membentuk tim dan relawan, bekerja maksimal mencari suara untuk memenangkan pasangan Gus Ibin-Mas Aushaf di Pilkada Nganjuk 2024," ujar Ulum.

Adapun terkait koalisi, Ulum menyebut partainya sudah menjalin komitmen dengan Partai Gerindra untuk bersama-sama mengusung Gus Ibin dan Aushaf.

"Jadi Gus Ibin mendapatkan rekom dari PKB, dari Mas Aushaf berjuang mendapatkan rekom dari Gerindra, Insya Allah malam ini (1/7/2024) ditetapkan dalam Rapimcabsus DPC Partai Gerindra Nganjuk," ungkap Ulum

Sementara itu, usai menerima rekomendasi Cabup dari PKB, Gus Ibin mengaku bersyukur dan akan segera berkolaborasi dengan pasangaannya, Aushaf, untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, setelah menerima 'surat cinta' dari DPP PKB, kami berupaya agar surat cinta ini bisa sampai di hati masyarakat. Harapan kita seluruh masyarakat dan semua komponen bisa bekerja bersama-sama untuk Nganjuk lebih baik," tutur Pengurus Pondok Pesantren (PP) Mojosari, Loceret tersebut.

Sedangkan Cawabup Aushaf Fajr mengaku senang dan lega setelah menerima surat rekomendasi DPP PKB.

"Alhamdulillah sudah selesai 1 hal. Namun tahapan ke depan masih banyak, dan mungkin lebih terjal. Tapi dengan Gus Ibin saya Insya Allah yakin semuanya akan bisa dilalui dengan baik," ujarnya.

Adapun terkait rencana awalnya yang ingin maju Cabup Nganjuk, Aushaf menyebut bahwa niat awalnya adalah dari restu orangtua.

"Jadi saya berangkat dari restu orangtua. Setelah orangtua faham dengan situasi Nganjuk, dan melihat niat Gus Ibin untuk mempersatukan NU dan masyarakat Nganjuk, maka saya memantapkan diri untuk menjadi cawabup mendampingi Gus Ibin," tukasnya.

Rif/Pas/2024
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System